<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rumah Archives - kanalesia.com</title>
	<atom:link href="https://www.kanalesia.com/tag/rumah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kanalesia.com/tag/rumah/</link>
	<description>Bringing the knowledge you need</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2024 02:17:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kanalesia.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-Your-paragraph-text-150x150.png</url>
	<title>rumah Archives - kanalesia.com</title>
	<link>https://www.kanalesia.com/tag/rumah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MISTERI RUMAH SPIRTUS</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 03:15:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[misteri]]></category>
		<category><![CDATA[mistis]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bab 1: Misteri Rumah Kosong Di sebuah desa yang dikelilingi oleh hutan lebat, berdiri sebuah rumah tua yang dikenal dengan nama &#8220;Rumah Spirtus.&#8221; Rumah ini telah lama kosong, sejak peristiwa tragis yang terjadi puluhan tahun lalu. Dulu, rumah ini adalah tempat usaha pengolahan spirtus yang sukses, sampai sebuah kebakaran hebat menghanguskan seluruh bangunan dan menewaskan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/">MISTERI RUMAH SPIRTUS</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Bab 1: Misteri Rumah Kosong</strong></h3>
<p>Di sebuah desa yang dikelilingi oleh hutan lebat, berdiri sebuah rumah tua yang dikenal dengan nama &#8220;Rumah Spirtus.&#8221; Rumah ini telah lama kosong, sejak peristiwa tragis yang terjadi puluhan tahun lalu. Dulu, rumah ini adalah tempat usaha pengolahan spirtus yang sukses, sampai sebuah kebakaran hebat menghanguskan seluruh bangunan dan menewaskan seluruh anggota keluarga yang tinggal di sana.</p>
<p>Kisah tentang kebakaran itu tersebar di kalangan warga. Konon, peristiwa tersebut disebabkan oleh masalah listrik yang tidak tertangani. Setelah kebakaran, rumah itu mulai menjadi tempat yang menakutkan. Banyak orang melaporkan melihat cahaya aneh dan merasakan aroma spirtus yang menyengat, meskipun rumah itu sudah lama ditinggalkan. Setiap kali malam tiba, suara-suara aneh dan bisikan gaib mulai terdengar dari dalam rumah yang terbengkalai.</p>
<h3><strong>Bab 2: Pencarian Desi</strong></h3>
<p>Pada suatu siang, Desi dan teman-temannya, Rini dan Yoso, memutuskan untuk memasuki rumah tersebut. Desi, yang dikenal sebagai sosok yang berani dan penasaran, merasa tertarik untuk mengungkap misteri di balik rumah angker itu. Meskipun Rini merasa cemas, Desi yakin bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan.</p>
<p>Mereka masuk ke dalam rumah yang gelap dan berdebu, dikelilingi oleh barang-barang usang dan barang-barang yang tersimpan dalam kekacauan. Tak lama setelah mereka masuk, Desi menghilang dari pandangan Rini dan Yoso. Mereka memanggil namanya, tetapi hanya kesunyian yang menyambut mereka.</p>
<h3><strong>Bab 3: Aroma Spirtus dan Ketenangan Malam</strong></h3>
<p>Rini, merasa panik, mencoba mencari Desi di seluruh rumah. Aroma spirtus semakin kuat, dan malam semakin gelap. Yoso, yang mulai merasa takut, memutuskan untuk pergi keluar dan meninggalkan Rini sendirian di dalam rumah. Ketika aroma spirtus semakin menusuk, Rini akhirnya memutuskan untuk keluar dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga desa.</p>
<p>Keesokan harinya, berita tentang hilangnya Desi menyebar cepat di desa. Kepala kampung, Pak Kreso, mengumpulkan warga untuk membahas kejadian tersebut. Mereka semua terkejut dan khawatir, tetapi tidak ada yang berani memasuki rumah itu.</p>
<h3><strong>Bab 4: Penyelidikan dan Kebenaran</strong></h3>
<p>Polisi datang untuk menyelidiki, tetapi tidak menemukan petunjuk yang jelas. Mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak yang lebih tinggi. Namun, beberapa jam kemudian, seorang warga yang sebelumnya berhubungan dengan Desi melaporkan bahwa rumah itu memang digunakan sebagai tempat persembunyian oleh sekelompok perampok.</p>
<p>Desi akhirnya ditemukan dalam keadaan lemah dan bingung. Ia menceritakan bahwa ia telah diculik oleh perampok dan dibawa ke dalam rumah tersebut. Dalam keadaan terhipnotis, Desi mengikuti perintah dari sosok gaib yang ia percayai adalah wewe gombel, hantu perempuan yang terkenal dalam legenda setempat.</p>
<h3><strong>Bab 5: Terungkapnya Rahasia</strong></h3>
<p>Setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa Pak Kreso, yang dikenal sebagai kepala kampung yang baik, ternyata adalah salah satu anggota komplotan perampok. Rumah itu digunakan sebagai tempat persembunyian mereka. Pak Kreso dan komplotannya menggunakan jasa dukun untuk menakut-nakuti warga dan menjaga rahasia mereka. Dukun itu juga terlibat dalam ritual untuk menakuti siapa saja yang mencoba menyelidiki rumah tersebut.</p>
<h3><strong>Bab 6: Arwah dan Kenangan</strong></h3>
<p>Desi, yang sekarang berada di luar bahaya, mengungkapkan bahwa selama ia berada di rumah tersebut, ia melihat sosok-sosok yang tidak bisa dijelaskan dan merasakan kehadiran arwah-arwah yang tersisa. Ia merasa terjebak dalam sebuah ilusi yang diciptakan oleh dukun untuk menjaga rumah itu tetap menyeramkan.</p>
<p>Setelah malam itu, Desi tidak pernah muncul lagi di desa. Rini, yang masih merasa kehilangan, sering berhenti di depan rumah spirtus untuk mengenang sahabatnya. Ia menaburkan bunga dan mendoakan Desi, berharap arwahnya bisa tenang.</p>
<h3><strong>Bab 7: Epilog</strong></h3>
<p>Rumah spirtus akhirnya ditinggalkan sepenuhnya, dan cerita tentang keangkerannya tetap hidup dalam ingatan warga. Rini dan teman-temannya berusaha untuk melanjutkan hidup mereka, tetapi kenangan tentang malam itu selalu membayangi mereka. Rumah spirtus tetap berdiri sebagai monumen misteri dan ketakutan, tempat di mana arwah dan kenangan bergabung dalam kesunyian yang abadi.</p>
<div class="ads_article"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4060128757501262"
     crossorigin="anonymous"></script><br /><ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4060128757501262" data-ad-slot="6223097418"></ins><br /><script><br />
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});<br />
</script></div>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="MISTERI RUMAH SPIRTUS | POPS X @RizkyRiplay" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/pBIk91jrR-M?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>


<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/">MISTERI RUMAH SPIRTUS</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/misteri-rumah-spirtus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>cara pasang atap baja ringan tanpa membongkar dahulu atap lama</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 10:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[atap]]></category>
		<category><![CDATA[baja]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[ringan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tukang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berikut adalah langkah-langkah pemasangan atap baja ringan dan atap spandek pasir, serta penggantian rangka atap kayu yang sudah rapuh: Persiapan dan Pembongkaran Atap Lama: Lakukan pengecekan pada kondisi atap genteng lama. Jika rangka atap sudah rapuh dimakan rayap, maka perlu diganti dengan baja ringan. Bongkar atap genteng lama secara bertahap, sesuaikan dengan pemasangan atap baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/">cara pasang atap baja ringan tanpa membongkar dahulu atap lama</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah langkah-langkah pemasangan atap baja ringan dan atap spandek pasir, serta penggantian rangka atap kayu yang sudah rapuh:</p>
<ol>
<li>
<h4><strong>Persiapan dan Pembongkaran Atap Lama</strong>:</h4>
<ul>
<li>Lakukan pengecekan pada kondisi atap genteng lama. Jika rangka atap sudah rapuh dimakan rayap, maka perlu diganti dengan baja ringan.</li>
<li>Bongkar atap genteng lama secara bertahap, sesuaikan dengan pemasangan atap baru untuk menghindari kerusakan.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Penambahan Ketinggian Dinding</strong>:</h4>
<ul>
<li>Tambahkan ketinggian dinding dengan membuat balok beton di bagian atas ban atap.</li>
<li>Pastikan kekuatan dinding sebelum pemasangan balok.</li>
<li>Gunakan besi kolom yang sudah siap pakai dan bekisting dari tripleks 15 mm dengan lebar 30 cm.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Pemasangan Balok Beton</strong>:</h4>
<ul>
<li>Siapkan adukan beton dengan perbandingan 1 bagian semen, 2 bagian pasir, dan 3 bagian batu koral.</li>
<li>Tambahkan aditif penguat beton, kemudian lakukan pengecoran pada balok susulan.</li>
<li>Tunggu hingga beton mengering sempurna selama setidaknya dua hari sebelum melepas bekisting.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Pemasangan Rangka Baja Ringan</strong>:</h4>
<ul>
<li>Pasang rangka baja ringan dengan kanal C pada balok susulan beton, gunakan jarak minimal 5 cm dari atap lama.</li>
<li>Kanal C dipasang menyilang sebagai usuk atap dengan jarak maksimal 70 cm.</li>
<li>Pasang reng pada jarak 40 cm dan sekrup menyilang untuk memperkokoh sambungan.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Pemasangan Atap Spandek</strong>:</h4>
<ul>
<li>Gunakan spandek pasir dengan ketebalan 0,40 mm dari galvalum untuk daya tahan hingga 50 tahun.</li>
<li>Pasang atap spandek dengan menyusunnya secara bertahap agar tidak terjadi kebocoran saat hujan.</li>
<li>Pastikan setiap reng dan sambungan diberi sekrup agar atap terikat kuat.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Pengencangan dan Pengamanan Atap</strong>:</h4>
<ul>
<li>Pasang plat penutup galvalum pada sudut atap dan tepi yang bersentuhan dengan dinding.</li>
<li>Gunakan paku beton atau rivet untuk mengikat plat penutup.</li>
<li>Tutup sambungan tepi atap menggunakan plat galvalum untuk mencegah kebocoran dan korosi.</li>
</ul>
</li>
<li>
<h4><strong>Finishing</strong>:</h4>
<ul>
<li>Lakukan pengecatan pada sambungan paku dan sekrup menggunakan cat atau waterproffing untuk mencegah karat.</li>
<li>Ratakan dinding pembatas dengan adukan pasir dan semen jika permukaan kurang rata.</li>
<li>Pastikan semua sambungan atap dan plat terpasang dengan kuat untuk daya tahan yang lebih lama.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Langkah-langkah ini memastikan proses pemasangan atap baja ringan dan spandek berjalan dengan baik, menghindari kebocoran, serta memperpanjang usia atap dan rangka.</p>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="cara pasang atap baja ringan tanpa membongkar dahulu atap lama" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/SghCnvGNCCY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>


<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/">cara pasang atap baja ringan tanpa membongkar dahulu atap lama</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/cara-pasang-atap-baja-ringan-tanpa-membongkar-dahulu-atap-lama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solusi Bikin Bekisting dak lantai 2 Dengan Biaya Rendah Dan Mudah Pengerjaan</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 10:19:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[tukang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berikut adalah langkah-langkah detail dalam proses pembuatan backisting (bekisting) dak cor konvensional hingga perakitan besi: 1. Pengukuran Awal Ukur jarak antar kanal menggunakan ukuran 50 cm. Meskipun bukan ukuran patokan, ini digunakan untuk memanfaatkan bahan yang ada. Jarak 60 cm juga bisa digunakan, namun untuk efisiensi bahan, dipilih 50 cm. Setelah mengukur jarak antar kanal, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/">Solusi Bikin Bekisting dak lantai 2 Dengan Biaya Rendah Dan Mudah Pengerjaan</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut adalah langkah-langkah detail dalam proses pembuatan backisting (bekisting) dak cor konvensional hingga perakitan besi:</p>
<h3>1. <strong>Pengukuran Awal</strong></h3>
<ul>
<li>Ukur jarak antar kanal menggunakan ukuran <strong>50 cm</strong>. Meskipun bukan ukuran patokan, ini digunakan untuk memanfaatkan bahan yang ada. <strong>Jarak 60 cm</strong> juga bisa digunakan, namun untuk efisiensi bahan, dipilih 50 cm.</li>
<li>Setelah mengukur jarak antar kanal, bobok bagian yang diperlukan untuk menempatkan struktur besi di jaringan.</li>
</ul>
<h3>2. <strong>Pemasangan Kanal C</strong></h3>
<ul>
<li>Pasang balok gantung yang akan menjadi tumpuan rangka bekisting.</li>
<li>Buat rangka dari <strong>kanal C</strong> dengan cara <strong>dobel</strong> dan diikat menggunakan pengikat baja ringan.</li>
<li>Fungsi kanal C adalah sebagai tumpuan dan pengganti rangka kayu, agar lebih ekonomis dan bisa dipakai berulang kali.</li>
</ul>
<h3>3. <strong>Penggunaan Triplek</strong></h3>
<ul>
<li>Gunakan <strong>triplek dengan ketebalan 9 mm</strong> sebagai alas untuk bekisting. Triplek ini cukup kuat untuk menopang coran beton.</li>
<li>Tambahkan ganjalan dari <strong>reng 2 cm</strong> di antara kanal C untuk mempermudah pembongkaran bekisting setelah pengecoran.</li>
</ul>
<h3>4. <strong>Perakitan Besi (Pembesian)</strong></h3>
<ul>
<li>Rakit besi yang akan digunakan untuk <strong>balok gantung</strong>. Lakukan pemasangan rangkaian besi terlebih dahulu sebelum proses pengecoran untuk memudahkan pekerjaan.</li>
<li>Pastikan besi yang sudah terpasang diikat dengan baik menggunakan kawat bendrat.</li>
</ul>
<h3>5. <strong>Penggunaan Benang dan Kasu</strong></h3>
<ul>
<li>Pasang benang sebagai patokan agar posisi kanal dan kasu (penyangga) tetap lurus dan rata. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan bekisting.</li>
<li>Gunakan <strong>kasu ukuran 5 cm x 5 cm</strong> sebagai penyangga bawah rangka bekisting. Kasu ini diikat dengan <strong>bendrat</strong> ke reng agar tidak bergeser.</li>
</ul>
<h3>6. <strong>Pemasangan Penyangga</strong></h3>
<ul>
<li>Pasang tiang penyangga di bawah rangka baja ringan dengan jarak <strong>sekitar 1 meter</strong> antar tiang.</li>
<li>Gunakan alas untuk tiang agar tiang tidak ambles ke dalam tanah dan tetap stabil.</li>
</ul>
<h3>7. <strong>Pelapisan dengan Plastik</strong></h3>
<ul>
<li>Setelah triplek terpasang, lapisi permukaan triplek dengan <strong>plastik</strong>. Plastik ini berfungsi sebagai pelindung agar air dari coran tidak langsung meresap ke triplek, sehingga triplek tidak cepat rusak.</li>
<li>Plastik juga membantu menghasilkan coran yang lebih halus dan kualitas yang lebih baik karena air tidak cepat mengering.</li>
</ul>
<h3>8. <strong>Pemasangan Sekat dan Void</strong></h3>
<ul>
<li>Untuk void atau lubang udara, ukur dan pasang <strong>sekat-sekat</strong> menggunakan kanal C sesuai dengan ukuran yang diinginkan (contohnya, void ukuran 25 cm untuk sirkulasi udara).</li>
<li>Void ini biasanya digunakan sebagai ventilasi tambahan atau penyejuk ruangan.</li>
</ul>
<h3>9. <strong>Proses Akhir</strong></h3>
<ul>
<li>Periksa kembali seluruh pemasangan, pastikan tidak ada bagian yang longgar.</li>
<li>Pastikan tiang penyangga terpasang kuat dan seluruh sistem bekisting siap untuk pengecoran.</li>
</ul>
<h3>10. <strong>Pengecoran dan Pembongkaran</strong></h3>
<ul>
<li>Setelah cor beton selesai, bekisting bisa dibongkar dengan mudah berkat penggunaan <strong>ganjal reng</strong> dan bendrat, yang mempermudah pelepasan.</li>
<li>Bekisting yang tidak rusak bisa digunakan kembali untuk proyek-proyek berikutnya.</li>
</ul>
<p>Dengan langkah-langkah di atas, bekisting dapat digunakan lebih hemat dan efisien, karena material seperti kanal C dan triplek dapat dipakai berulang kali.</p>

        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe title="Solusi Bikin Bekisting dak lantai 2 Dengan Biaya Rendah Dan Mudah Pengerjaan" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/YupdRX9aHVA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/">Solusi Bikin Bekisting dak lantai 2 Dengan Biaya Rendah Dan Mudah Pengerjaan</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/solusi-bikin-bekisting-dak-lantai-2-dengan-biaya-rendah-dan-mudah-pengerjaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
