<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mikrotik Archives - kanalesia.com</title>
	<atom:link href="https://www.kanalesia.com/tag/mikrotik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.kanalesia.com/tag/mikrotik/</link>
	<description>Bringing the knowledge you need</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Oct 2024 01:03:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.kanalesia.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-Your-paragraph-text-150x150.png</url>
	<title>mikrotik Archives - kanalesia.com</title>
	<link>https://www.kanalesia.com/tag/mikrotik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Membatasai Jaringan dalam Switch yang sama menggunakan Bridge Horizon</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 01:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Mengonfigurasi Switch pada Mikrotik dengan Bridge Horizon Pada artikel ini, kita akan membahas cara mengisolasi perangkat yang berada pada segmen jaringan yang sama menggunakan fitur Bridge Horizon pada Mikrotik. Metode ini berguna jika Anda ingin perangkat tetap bisa mengakses internet tetapi tidak dapat berbagi data atau melakukan file sharing antar perangkat di jaringan yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/">Membatasai Jaringan dalam Switch yang sama menggunakan Bridge Horizon</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Cara Mengonfigurasi Switch pada Mikrotik dengan Bridge Horizon</h3>
<p>Pada artikel ini, kita akan membahas cara mengisolasi perangkat yang berada pada segmen jaringan yang sama menggunakan fitur <em>Bridge Horizon</em> pada Mikrotik. Metode ini berguna jika Anda ingin perangkat tetap bisa mengakses internet tetapi tidak dapat berbagi data atau melakukan <em>file sharing</em> antar perangkat di jaringan yang sama.</p>
<hr>
<h3>Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:</h3>
<ol>
<li><strong>Mikrotik Router</strong> &ndash; Pada tutorial ini digunakan tipe <strong>Mikrotik RB941</strong>.</li>
<li><strong>Adaptor Mikrotik</strong> &ndash; Untuk menyambungkan Mikrotik ke sumber daya listrik.</li>
<li><strong>Satu unit komputer/laptop</strong> &ndash; Untuk melakukan konfigurasi dan pengecekan koneksi.</li>
<li><strong>Satu kabel internet</strong> &ndash; Menyambungkan router ke jaringan internet.</li>
<li><strong>Dua kabel UTP</strong> &ndash; Untuk menghubungkan perangkat ke router.</li>
</ol>
<hr>
<h3>Langkah-langkah Konfigurasi Mikrotik:</h3>
<h4>1. Sambungkan Mikrotik</h4>
<ul>
<li>Hubungkan Mikrotik ke sumber daya listrik menggunakan adaptor.</li>
<li>Sambungkan kabel UTP dari komputer atau laptop ke port Ethernet Mikrotik.</li>
</ul>
<h4>2. Buka Aplikasi Winbox</h4>
<ul>
<li>Buka aplikasi <strong>Winbox</strong> untuk mengonfigurasi Mikrotik.</li>
<li>Klik pada <em>MAC Address</em> perangkat yang terdeteksi.</li>
<li>Klik <strong>Connect</strong> untuk masuk ke antarmuka konfigurasi Mikrotik.</li>
</ul>
<h4>3. Pengaturan Interface</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>Interface</strong> untuk mengonfigurasi port Ethernet.
<ul>
<li>Ubah nama <em>ether1</em> menjadi <strong>Internet</strong> untuk koneksi WAN.</li>
<li>Ubah nama <em>ether2</em> menjadi <strong>LAN</strong> untuk jaringan lokal.</li>
<li>Ubah nama <em>ether3</em> menjadi <strong>WiFi</strong> untuk akses melalui perangkat nirkabel.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h4>4. Membuat dan Mengonfigurasi Bridge</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>Bridge</strong> dan klik tanda <strong>+</strong> untuk menambahkan bridge baru.</li>
<li>Beri nama <em>bridge</em> yang sesuai (misalnya, <strong>BridgeLAN</strong>) dan klik <strong>Apply</strong>, lalu <strong>OK</strong>.</li>
<li>Masuk ke tab <strong>Port</strong> di menu Bridge, tambahkan semua <em>interface</em> (LAN, WiFi, Internet) ke dalam bridge.
<ul>
<li>Klik tanda <strong>+</strong> untuk menambah port, pilih <em>interface</em> yang sesuai (misalnya <strong>LAN</strong>), lalu <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
<li>Ulangi langkah ini untuk menambahkan interface <strong>WiFi</strong> dan <strong>Internet</strong>.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h4>5. Pengaturan IP Address</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>IP &gt; Address</strong> untuk memberikan IP pada bridge.</li>
<li>Klik tanda <strong>+</strong>, lalu masukkan alamat IP untuk jaringan lokal, misalnya <strong>192.168.10.10/24</strong>.</li>
<li>Pilih <em>interface</em> <strong>BridgeLAN</strong> dan klik <strong>Apply</strong>, lalu <strong>OK</strong>.</li>
</ul>
<h4>6. Mengaktifkan DHCP Client untuk WAN</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>IP &gt; DHCP Client</strong> untuk mengaktifkan DHCP pada <em>interface</em> WAN.</li>
<li>Klik tanda <strong>+</strong>, pilih <em>interface</em> <strong>Internet</strong>, dan aktifkan <strong>DHCP Client</strong>.</li>
<li>Masukkan <strong>Client ID</strong> dan <strong>Hostname</strong> yang diinginkan, lalu klik <strong>Apply</strong>, kemudian <strong>OK</strong>.</li>
</ul>
<h4>7. Sambungkan ke Internet</h4>
<ul>
<li>Sambungkan kabel internet ke port <strong>ether1</strong> (yang sudah dikonfigurasi sebagai <strong>Internet</strong>).</li>
<li>Tunggu beberapa saat hingga status <em>bond</em> muncul di Winbox, yang menandakan bahwa Mikrotik sudah terhubung ke internet.</li>
</ul>
<h4>8. Setup DHCP Server</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>IP &gt; DHCP Server</strong>, klik <strong>DHCP Setup</strong>.</li>
<li>Pilih <em>interface</em> <strong>BridgeLAN</strong> sebagai DHCP Server.</li>
<li>Ikuti langkah-langkah <em>Next</em> hingga selesai.</li>
</ul>
<h4>9. Pengaturan DNS</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>IP &gt; DNS</strong>.</li>
<li>Tambahkan server DNS, misalnya DNS Google: <strong>8.8.8.8</strong> dan <strong>8.8.4.4</strong>.</li>
<li>Centang opsi <strong>Allow Remote Requests</strong>, lalu klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
</ul>
<h4>10. Mengonfigurasi Firewall NAT</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>IP &gt; Firewall</strong> dan buka tab <strong>NAT</strong>.</li>
<li>Klik tanda <strong>+</strong> untuk menambahkan aturan NAT baru.</li>
<li>Pada tab <strong>General</strong>, pilih <em>Out Interface</em> sebagai <strong>Internet</strong>.</li>
<li>Pada tab <strong>Action</strong>, pilih <strong>masquerade</strong>. Klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
</ul>
<h4>11. Reboot Mikrotik</h4>
<ul>
<li>Setelah semua pengaturan selesai, masuk ke menu <strong>System &gt; Reboot</strong> untuk memulai ulang router.</li>
</ul>
<hr>
<h3>Pengujian Koneksi Internet</h3>
<p>Setelah perangkat selesai di-<em>reboot</em>, lakukan pengecekan koneksi internet di kedua komputer yang terhubung.</p>
<h4>1. Cek Koneksi di Komputer 1</h4>
<ul>
<li>Pastikan komputer 1 sudah terhubung ke Mikrotik dan memiliki akses internet.</li>
<li>Buka <strong>Command Prompt (CMD)</strong> dan ketik perintah <code>ipconfig</code> untuk mengecek alamat IP yang didapat. Komputer 1 seharusnya memiliki IP dalam rentang yang ditentukan, misalnya <strong>192.168.10.9</strong>.</li>
<li>Pastikan akses internet tersedia dengan mengunjungi situs web menggunakan browser.</li>
</ul>
<h4>2. Cek Koneksi di Komputer 2</h4>
<ul>
<li>Sambungkan komputer 2 ke <em>Ethernet</em> Mikrotik dan pastikan komputer 2 juga mendapatkan akses internet.</li>
<li>Cek alamat IP komputer 2 menggunakan <code>ipconfig</code> dan pastikan ada akses internet yang sama seperti di komputer 1.</li>
</ul>
<hr>
<h3>Konfigurasi Bridge Horizon untuk Isolasi Jaringan</h3>
<p>Langkah selanjutnya adalah melakukan isolasi antar perangkat di segmen jaringan yang sama menggunakan fitur <em>Bridge Horizon</em>.</p>
<h4>1. Pengaturan Bridge Horizon</h4>
<ul>
<li>Masuk ke menu <strong>Bridge</strong> di Winbox, lalu pilih interface <strong>LAN</strong>.</li>
<li>Pada kolom <strong>Horizon</strong>, masukkan angka tertentu (misalnya <strong>1</strong>) untuk mengisolasi perangkat di <em>bridge</em> yang sama. Klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
<li>Ulangi langkah ini untuk interface <strong>WiFi</strong> dan <strong>Internet</strong> jika diperlukan.</li>
</ul>
<h4>2. Pengujian Isolasi</h4>
<ul>
<li>Setelah konfigurasi <em>Bridge Horizon</em> selesai, buka <strong>Command Prompt (CMD)</strong> di komputer 1.</li>
<li>Coba lakukan <em>ping</em> ke komputer 2 dengan perintah <code>ping 192.168.10.10</code>. Hasilnya seharusnya <strong>Request Timed Out</strong>, menandakan bahwa kedua perangkat tidak bisa berkomunikasi satu sama lain meskipun berada di segmen jaringan yang sama.</li>
<li>Meskipun komunikasi antar perangkat diblokir, kedua perangkat tetap bisa mengakses internet.</li>
</ul>
<hr>
<h3>Penutup</h3>
<p>Dengan konfigurasi <em>Bridge Horizon</em>, perangkat yang berada di segmen jaringan yang sama tetap dapat mengakses internet tetapi tidak bisa saling berbagi data. Ini sangat berguna dalam situasi di mana Anda ingin menjaga privasi antar perangkat dalam jaringan lokal.</p>
<p>Terima kasih kepada pihak sekolah SMK Negeri Puspahiang dan para pembimbing yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan praktik ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu dalam pengaturan jaringan Mikrotik Anda.</p>
<hr>
<p><strong>Kesimpulan</strong>:</p>
<ul>
<li>Fitur <em>Bridge Horizon</em> pada Mikrotik sangat efektif dalam mengisolasi perangkat di jaringan yang sama.</li>
<li>Dengan konfigurasi yang tepat, perangkat tetap bisa mengakses internet tanpa bisa melakukan <em>file sharing</em> antar perangkat.</li>
<li>Langkah-langkah di atas memberikan panduan lengkap untuk mengonfigurasi Mikrotik dari awal hingga pengujian.</li>
</ul>

<div class="ads_article">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4060128757501262"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-4060128757501262"
     data-ad-slot="6223097418"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
</div>


        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe title="Membatasai Jaringan dalam Switch yang sama menggunakan Bridge Horizon oleh Sinta SMK PUSPAHIANG" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/hHwOM_aPLZw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/">Membatasai Jaringan dalam Switch yang sama menggunakan Bridge Horizon</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/membatasai-jaringan-dalam-switch-yang-sama-menggunakan-bridge-horizon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutorial Mikrotik Membuat Jadwal Ubah Speed PPPoE Otomatis di Malam Hari</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 01:35:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Cara Setting Mikrotik untuk Membatasi Kecepatan Internet di Malam Hari secara Otomatis Mikrotik merupakan perangkat yang sangat fleksibel dalam mengatur jaringan internet, termasuk untuk menjadwalkan perubahan kecepatan koneksi internet. Artikel ini menjawab pertanyaan dari pelanggan yang ingin menurunkan kecepatan internet di malam hari demi mencegah anaknya bermain game terus-menerus. Pada malam hari, koneksi internet akan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/">Tutorial Mikrotik Membuat Jadwal Ubah Speed PPPoE Otomatis di Malam Hari</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cara Setting Mikrotik untuk Membatasi Kecepatan Internet di Malam Hari secara Otomatis</strong></p>
<p>Mikrotik merupakan perangkat yang sangat fleksibel dalam mengatur jaringan internet, termasuk untuk menjadwalkan perubahan kecepatan koneksi internet. Artikel ini menjawab pertanyaan dari pelanggan yang ingin menurunkan kecepatan internet di malam hari demi mencegah anaknya bermain game terus-menerus. Pada malam hari, koneksi internet akan dibuat lebih lambat, dan akan kembali normal di pagi hari. Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk melakukan pengaturan ini di Mikrotik:</p>
<h3>1. Membuat Profil Koneksi Internet Malam</h3>
<p>Langkah pertama adalah membuat profil baru dengan kecepatan yang lebih lambat untuk digunakan pada malam hari.</p>
<ol>
<li><strong>Buka Winbox</strong> dan akses router Mikrotik Anda.</li>
<li>Masuk ke menu <strong>PPP</strong> &gt; <strong>Profiles</strong>.</li>
<li>Buat profil baru dengan mengklik tombol <strong>Add</strong> (tanda +).</li>
<li>Beri nama profil ini, misalnya <strong>malam</strong>.</li>
<li>Di bagian <strong>Rate Limit</strong>, atur kecepatan download dan upload menjadi sangat rendah. Contohnya: <code>64k/64k</code>, yang artinya kecepatan akan sangat lambat.</li>
<li>Klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
</ol>
<h3>2. Menjadwalkan Penggantian Profil di Malam Hari</h3>
<p>Agar perubahan profil otomatis terjadi pada jam tertentu, kita akan membuat jadwal di Mikrotik menggunakan <strong>Scheduler</strong>.</p>
<ol>
<li>
<p>Masuk ke <strong>System</strong> &gt; <strong>Scheduler</strong>.</p>
</li>
<li>
<p>Tambahkan jadwal baru dengan mengklik <strong>Add</strong>.</p>
</li>
<li>
<p>Beri nama jadwal, misalnya <strong>SpeedMalam</strong>.</p>
</li>
<li>
<p>Atur waktu mulai pada pukul <strong>00:00</strong> atau jam berapa pun Anda ingin mulai membatasi kecepatan. Misalnya, Anda bisa mengaturnya pada <strong>23:59</strong>.</p>
</li>
<li>
<p>Di bagian <strong>Interval</strong>, isi dengan <strong>1d</strong> untuk memastikan jadwal ini akan berjalan setiap hari pada jam yang sama.</p>
</li>
<li>
<p>Di bagian <strong>On Event</strong>, masukkan script berikut:</p>
<div class="dark bg-gray-950 contain-inline-size rounded-md border-[0.5px] border-token-border-medium relative">
<div class="flex items-center text-token-text-secondary bg-token-main-surface-secondary px-4 py-2 text-xs font-sans justify-between rounded-t-md h-9">plaintext</div>
<div class="sticky top-9 md:top-[5.75rem]">
<div class="absolute bottom-0 right-2 flex h-9 items-center">
<div class="flex items-center rounded bg-token-main-surface-secondary px-2 font-sans text-xs text-token-text-secondary"><span class="" data-state="closed"><button class="flex gap-1 items-center py-1">Copy code</button></span></div>
</div>
</div>
<div class="overflow-y-auto p-4" dir="ltr"><code class="!whitespace-pre hljs language-plaintext">/ppp secret set [find name="NamaKlien"] profile=malam;
/ppp active remove [find name="NamaKlien"];
</code></div>
</div>
<p>Pastikan mengganti <code>NamaKlien</code> dengan nama klien/secret yang ingin Anda batasi kecepatannya.</p>
</li>
<li>
<p>Klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</p>
</li>
</ol>
<h3>3. Menormalkan Kembali Koneksi di Pagi Hari</h3>
<p>Langkah berikutnya adalah menjadwalkan agar koneksi internet kembali normal di pagi hari.</p>
<ol>
<li>Buat jadwal baru di <strong>Scheduler</strong> dengan cara yang sama.</li>
<li>Beri nama jadwal, misalnya <strong>SpeedNormal</strong>.</li>
<li>Set waktu mulai, misalnya <strong>05:00</strong>, agar koneksi kembali normal saat subuh.</li>
<li>Di bagian <strong>On Event</strong>, masukkan script berikut:
<div class="dark bg-gray-950 contain-inline-size rounded-md border-[0.5px] border-token-border-medium relative">
<div class="flex items-center text-token-text-secondary bg-token-main-surface-secondary px-4 py-2 text-xs font-sans justify-between rounded-t-md h-9">plaintext</div>
<div class="sticky top-9 md:top-[5.75rem]">
<div class="absolute bottom-0 right-2 flex h-9 items-center">
<div class="flex items-center rounded bg-token-main-surface-secondary px-2 font-sans text-xs text-token-text-secondary"><span class="" data-state="closed"><button class="flex gap-1 items-center py-1">Copy code</button></span></div>
</div>
</div>
<div class="overflow-y-auto p-4" dir="ltr"><code class="!whitespace-pre hljs language-plaintext">/ppp secret set [find name="NamaKlien"] profile=normal;
/ppp active remove [find name="NamaKlien"];
</code></div>
</div>
Sesuaikan <code>profile=normal</code> dengan nama profil kecepatan normal Anda.</li>
<li>Klik <strong>Apply</strong> dan <strong>OK</strong>.</li>
</ol>
<h3>4. Memeriksa Status dan Log Aktivitas</h3>
<p>Anda bisa mengecek apakah jadwal telah berjalan dengan baik melalui <strong>Log</strong> di Mikrotik. Pastikan bahwa klien telah terputus dan tersambung kembali menggunakan profil yang sesuai.</p>
<ul>
<li>Masuk ke <strong>System</strong> &gt; <strong>Log</strong> untuk melihat aktivitas terakhir.</li>
<li>Di <strong>PPP Active</strong>, pastikan klien Anda menggunakan profil baru (malam) setelah pergantian profil di malam hari dan kembali menggunakan profil normal di pagi hari.</li>
</ul>
<h3>5. Pengujian dan Penyesuaian</h3>
<p>Untuk menguji apakah jadwal bekerja dengan benar tanpa menunggu waktu sebenarnya, Anda dapat mengedit waktu start dari scheduler dan melihat apakah perubahan profil dan kecepatan berjalan sesuai dengan yang diinginkan.</p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa mengatur jadwal otomatis di Mikrotik untuk menurunkan kecepatan internet pada malam hari dan mengembalikannya ke normal di pagi hari. Pengaturan ini sangat berguna untuk membatasi aktivitas internet di rumah secara fleksibel. Semoga panduan ini bermanfaat!</p>

<div class="ads_article">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4060128757501262"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-4060128757501262"
     data-ad-slot="6223097418"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
</div>


        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe title="Tutorial Mikrotik Membuat Jadwal Ubah Speed PPPoE Otomatis di Malam Hari" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/1xVB06eds5o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/">Tutorial Mikrotik Membuat Jadwal Ubah Speed PPPoE Otomatis di Malam Hari</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/tutorial-mikrotik-membuat-jadwal-ubah-speed-pppoe-otomatis-di-malam-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TUTORIAL CARA MENGHUBUNGKAN MIKHMON DAN MIKROTIK -MANAJEMEN USER, MANAJEMEN BANDWIDTH , CETAK QRCODE</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 13:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berikut adalah langkah-langkah rinci untuk menghubungkan Mikhmon dengan Mikrotik, serta melakukan manajemen user dan bandwidth: 1. Siapkan Topologi Jaringan Anda akan menggunakan VirtualBox dengan topologi sederhana yang melibatkan tiga mesin virtual: Mikrotik untuk manajemen bandwidth dan user. Windows XP A untuk menjalankan aplikasi Mikhmon. Windows XP B sebagai klien WiFi atau hotspot. Topologi ini juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/">TUTORIAL CARA MENGHUBUNGKAN MIKHMON DAN MIKROTIK -MANAJEMEN USER, MANAJEMEN BANDWIDTH , CETAK QRCODE</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4>Berikut adalah langkah-langkah rinci untuk menghubungkan Mikhmon dengan Mikrotik, serta melakukan manajemen user dan bandwidth:</h4>
<h3>1. <strong>Siapkan Topologi Jaringan</strong></h3>
<ul>
<li>Anda akan menggunakan VirtualBox dengan topologi sederhana yang melibatkan tiga mesin virtual:
<ul>
<li><strong>Mikrotik</strong> untuk manajemen bandwidth dan user.</li>
<li><strong>Windows XP A</strong> untuk menjalankan aplikasi Mikhmon.</li>
<li><strong>Windows XP B</strong> sebagai klien WiFi atau hotspot.</li>
</ul>
</li>
<li>Topologi ini juga menghubungkan Mikrotik ke internet melalui Wi-Fi dari Android yang di-bridged ke laptop.</li>
</ul>
<h3>2. <strong>Persiapan di VirtualBox</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Instal VirtualBox</strong> di komputer Anda.</li>
<li><strong>Buat tiga mesin virtual</strong>: Mikrotik, Windows XP A, dan Windows XP B.
<ul>
<li><strong>Mikrotik</strong> untuk router dan manajemen bandwidth.</li>
<li><strong>Windows XP A</strong> untuk menjalankan aplikasi MigMon.</li>
<li><strong>Windows XP B</strong> untuk menguji sebagai klien (klien WiFi).</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>3. <strong>Konfigurasi Jaringan di VirtualBox</strong></h3>
<h4>Untuk Mikrotik:</h4>
<ul>
<li><strong>Adapter 1</strong>: Pilih <strong>Bridged Adapter</strong>, sambungkan ke <strong>Wi-Fi</strong> dari Android untuk mendapatkan sumber internet.</li>
<li><strong>Adapter 2</strong>: Pilih <strong>Internal Network</strong>, beri nama misalnya <strong>&#8220;remote&#8221;</strong> untuk menghubungkan ke Windows XP A yang menjalankan MigMon.</li>
<li><strong>Adapter 3</strong>: Pilih <strong>Internal Network</strong>, beri nama misalnya <strong>&#8220;client&#8221;</strong> untuk menghubungkan ke klien Windows XP B.</li>
</ul>
<h4>Untuk Windows XP A:</h4>
<ul>
<li><strong>Adapter 1</strong>: Pilih <strong>Internal Network</strong>, sesuaikan dengan nama <strong>&#8220;remote&#8221;</strong> agar terhubung dengan Mikrotik.</li>
</ul>
<h4>Untuk Windows XP B:</h4>
<ul>
<li><strong>Adapter 1</strong>: Pilih <strong>Internal Network</strong>, sesuaikan dengan nama <strong>&#8220;client&#8221;</strong> agar terhubung dengan Mikrotik.</li>
</ul>
<h3>4. <strong>Mengatur Mikrotik</strong></h3>
<ul>
<li>Buka Mikrotik melalui <strong>Windows XP A</strong> menggunakan WinBox atau terminal.</li>
<li><strong>Periksa interface</strong> di Mikrotik dan berikan nama untuk memudahkan manajemen:
<ul>
<li><strong>Interface 1 (ether1)</strong>: ISP (Sumber internet dari Wi-Fi Android).</li>
<li><strong>Interface 2 (ether2)</strong>: Remote (untuk MigMon).</li>
<li><strong>Interface 3 (ether3)</strong>: Client (untuk klien WiFi).</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>5. <strong>Konfigurasi IP Address di Mikrotik</strong></h3>
<ul>
<li>
<p>Masukkan alamat IP secara manual untuk <strong>ether2</strong> dan <strong>ether3</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>ether2</strong> (untuk remote MigMon): Misalnya <strong>192.168.212.1/24</strong>.</li>
<li><strong>ether3</strong> (untuk klien): Misalnya <strong>192.168.34.1/24</strong>.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Dapatkan IP otomatis</strong> dari Wi-Fi Android pada <strong>ether1</strong> (ISP) menggunakan DHCP:</p>
<ol>
<li>Masuk ke <strong>IP → DHCP Client</strong>.</li>
<li>Tambahkan <strong>ether1</strong> sebagai client untuk mendapatkan IP dari Wi-Fi Android.</li>
</ol>
</li>
</ul>
<h3>6. <strong>Konfigurasi IP di Windows XP A</strong></h3>
<ul>
<li>Set IP pada <strong>Windows XP A</strong> sesuai dengan segmen jaringan <strong>ether2</strong> di Mikrotik:
<ul>
<li>IP Address: <strong>192.168.212.2</strong>.</li>
<li>Gateway: <strong>192.168.212.1</strong>.</li>
<li>DNS: Gunakan DNS publik seperti <strong>8.8.8.8</strong> (Google DNS).</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>7. <strong>Uji Koneksi Antar Komputer</strong></h3>
<ul>
<li>Pastikan <strong>ping</strong> antara Mikrotik dan <strong>Windows XP A</strong> berfungsi:
<ul>
<li>Ping dari Mikrotik ke <strong>192.168.212.2</strong>.</li>
<li>Ping dari Windows XP A ke <strong>192.168.212.1</strong>.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>8. <strong>Instal Mikhmon di Windows XP A</strong></h3>
<ul>
<li>Download Mikhmon dari internet atau sumber lain.</li>
<li><strong>Ekstrak</strong> file MigMon dan buat file <strong>ISO</strong> menggunakan PowerISO untuk menginstal di <strong>VirtualBox</strong>.</li>
<li><strong>Mount ISO</strong> ke Windows XP A dan <strong>jalankan</strong> installer MigMon.</li>
<li>Setelah terpasang, buka aplikasi <strong>Mikhmon</strong>.</li>
</ul>
<h3>9. <strong>Konfigurasi Mikhmon</strong></h3>
<ul>
<li>Saat pertama kali menjalankan Mikhmon, masukkan username dan password default:
<ul>
<li><strong>Username</strong>: <code>micmon</code></li>
<li><strong>Password</strong>: <code>1234</code>.</li>
</ul>
</li>
<li>Jika aplikasi tidak mendeteksi Mikrotik secara otomatis:
<ul>
<li>Masuk ke <strong>Add Router</strong> dan tambahkan Mikrotik secara manual.</li>
<li>Masukkan informasi seperti:
<ul>
<li><strong>Session Name</strong>: Beri nama sesuai keinginan.</li>
<li><strong>Mikrotik IP</strong>: Masukkan IP Mikrotik, misalnya <strong>192.168.212.1</strong>.</li>
<li><strong>Port</strong>: Biarkan default <strong>80</strong> atau ubah jika diperlukan.</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>10. <strong>Testing dan Manajemen User</strong></h3>
<ul>
<li>Setelah Mikhmon terhubung dengan Mikrotik, Anda dapat melakukan manajemen user dan bandwidth melalui antarmuka MigMon.</li>
<li>Pastikan untuk mencoba menambahkan pengguna dan cek fitur-fitur seperti pencetakan QR Code untuk hotspot.</li>
</ul>
<p>Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda seharusnya dapat menghubungkan MigMon ke Mikrotik dan melakukan manajemen bandwidth serta user.</p>
<div class="ads_article"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4060128757501262"
     crossorigin="anonymous"></script><br /><ins class="adsbygoogle" style="display: block; text-align: center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-4060128757501262" data-ad-slot="6223097418"></ins><br /><script><br />
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});<br />
</script></div>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="TUTORIAL CARA MENGHUBUNGKAN MIKHMON DAN MIKROTIK -MANAJEMEN USER, MANAJEMEN BANDWIDTH , CETAK QRCODE" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/VmUoRT02RA0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>


<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/">TUTORIAL CARA MENGHUBUNGKAN MIKHMON DAN MIKROTIK -MANAJEMEN USER, MANAJEMEN BANDWIDTH , CETAK QRCODE</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/tutorial-cara-menghubungkan-mikhmon-dan-mikrotik-manajemen-user-manajemen-bandwidth-cetak-qrcode/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APLIKASI VOUCHER WIFI GRATIS DAN CARA MENGAMANKAN MIKROTIKNYA</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 01:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[voucher]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan tutorial mengenai penggunaan tool WiFi voucheran. Alat ini memungkinkan pengguna untuk terhubung ke access point tanpa perlu memasukkan kode voucher WiFi secara manual. Di sisi lain, kami juga akan menjelaskan langkah-langkah untuk mengamankan WiFi dari tool semacam ini agar pengguna bisa memahami cara melindungi jaringannya. 1. Mengenal Tool [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/">APLIKASI VOUCHER WIFI GRATIS DAN CARA MENGAMANKAN MIKROTIKNYA</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan tutorial mengenai penggunaan <em>tool</em> WiFi voucheran. Alat ini memungkinkan pengguna untuk terhubung ke <em>access point</em> tanpa perlu memasukkan kode voucher WiFi secara manual. Di sisi lain, kami juga akan menjelaskan langkah-langkah untuk mengamankan WiFi dari <em>tool</em> semacam ini agar pengguna bisa memahami cara melindungi jaringannya.</p>
<h3>1. <strong>Mengenal Tool WiFi Voucheran</strong></h3>
<p>Tool ini merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan kita untuk login ke <em>access point</em> WiFi secara otomatis, tanpa harus memasukkan kode voucher secara manual. Dengan fitur ini, Anda bisa terhubung ke jaringan WiFi lebih mudah.</p>
<p>Namun, karena alat ini memiliki kemampuan untuk melewati sistem autentikasi manual, penting bagi pengelola jaringan untuk mengetahui bagaimana cara mengamankannya. Kami akan menjelaskan cara memproteksi WiFi Anda di bagian berikutnya.</p>
<h3>2. <strong>Cara Mengamankan WiFi dari Tool WiFi Voucheran</strong></h3>
<p>Untuk melindungi WiFi Anda dari <em>tool</em> seperti ini, Anda bisa menggunakan beberapa langkah berikut:</p>
<ul>
<li><strong>Masuk ke pengaturan <em>firewall</em></strong>: Tambahkan aturan pada <em>firewall</em> jaringan Anda. Ini akan membantu memfilter lalu lintas yang mencurigakan dan membatasi akses ke sistem.</li>
<li><strong>Aktifkan parameter <em>hotspot</em></strong> di pengaturan <em>firewall</em>: Di bagian <em>Destination</em>, tambahkan parameter <em>hotspot</em> untuk meningkatkan keamanan akses WiFi.</li>
<li><strong>Pastikan sistem Mikrotik terkonfigurasi dengan benar</strong>: Anda juga bisa menyesuaikan aturan keamanan di sistem router Mikrotik. Jika belum familiar, tutorial tentang pengamanan Mikrotik sudah pernah dibahas di video sebelumnya.</li>
</ul>
<h3>3. <strong>Pengujian Tool WiFi Voucheran</strong></h3>
<p>Sebelum membahas lebih lanjut, kami ingin menekankan bahwa pengujian ini dilakukan pada perangkat milik sendiri. Semua peralatan yang digunakan dalam video ini hanya untuk uji coba dan bukan untuk kegiatan yang melanggar hukum.</p>
<h3>4. <strong>Langkah-Langkah Menggunakan Tool WiFi Voucheran</strong></h3>
<p>Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan <em>tool</em> WiFi voucheran:</p>
<ol>
<li><strong>Buka aplikasi WiFi Voucheran</strong>: Saat membuka aplikasi, Anda akan melihat beberapa parameter yang perlu disesuaikan, seperti <em>number</em> (angka), <em>upper case</em> (huruf besar), dan <em>lower case</em> (huruf kecil).</li>
<li><strong>Hubungkan ke <em>access point</em></strong>: Setelah mengatur parameter yang sesuai, Anda bisa mencoba terhubung ke <em>access point</em> yang diinginkan.</li>
<li><strong>Login otomatis</strong>: Tool ini akan mencoba menghubungkan Anda secara otomatis ke jaringan WiFi tanpa perlu memasukkan kode secara manual. Jika berhasil, Anda akan melihat pesan &#8220;Login Sukses&#8221; dan akan langsung terhubung ke internet.</li>
<li><strong>Pengaturan Manual vs Auto</strong>: Jika Anda tahu kode voucher sebelumnya, Anda bisa memasukkannya secara manual. Namun, jika tidak, Anda bisa menggunakan fitur <em>auto</em> untuk melakukan proses secara otomatis.</li>
</ol>
<h3>5. <strong>Penjelasan Tambahan tentang Algoritma Tool</strong></h3>
<p>Tool ini bekerja dengan menggunakan algoritma tertentu untuk menemukan kode voucher yang valid. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:</p>
<ul>
<li><strong>Sistem sampling kode</strong>: Tool ini menggunakan sampel kode yang pernah digunakan sebelumnya. Kode tersebut mungkin pernah dikeluarkan oleh sistem Mikrotik atau hotspot dan masih valid untuk digunakan.</li>
<li><strong>Konfigurasi MAC Address dan IP</strong>: Tool ini juga mendukung penggunaan berbagai <em>agent</em> (misalnya, Android), MAC address, dan IP address yang bervariasi, sehingga setiap permintaan akan terlihat berbeda.</li>
</ul>
<p>Namun, beberapa fitur seperti <em>forward IV</em> dan pengaturan MAC address masih dalam pengembangan dan menunggu pembaruan dari <em>firmware</em> Mikrotik. Di versi berikutnya, mungkin akan ada penambahan fitur-fitur baru yang lebih canggih.</p>
<h3>6. <strong>Penutup</strong></h3>
<p>Setelah berhasil login ke WiFi menggunakan <em>tool</em> ini, Anda bisa melihat status login dan langsung menggunakan koneksi internet tanpa perlu memasukkan kode voucher. Namun, kami juga menekankan bahwa tool ini harus digunakan dengan bijak. Bagi pengelola jaringan, langkah-langkah pengamanan yang sudah dijelaskan di atas bisa membantu melindungi jaringan WiFi Anda dari akses tidak sah.</p>

<div class="ads_article">
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4060128757501262"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-4060128757501262"
     data-ad-slot="6223097418"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>
</div>


        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe loading="lazy" title="APLIKASI VOUCHER WIFI GRATIS DAN CARA MENGAMANKAN MIKROTIKNYA" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/QmPisJQ469I?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/">APLIKASI VOUCHER WIFI GRATIS DAN CARA MENGAMANKAN MIKROTIKNYA</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/aplikasi-voucher-wifi-gratis-dan-cara-mengamankan-mikrotiknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Wifi Voucheran Tanpa Mikrotik Dengan Tp-Link EAP 110 Omada</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 10:49:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk menginstal dan mengonfigurasi TP-Link EAP110 Omada Series agar bisa membuat WiFi dengan voucher, berikut langkah-langkahnya secara detail: 1. Persiapan Alat dan Bahan TP-Link EAP110 Omada Series: Bisa beli di shopee. Sumber Internet: Bisa menggunakan modem, router, atau ISP rumah seperti Biznet atau Indihome. Komputer/Laptop: Untuk mengonfigurasi TP-Link EAP110 menggunakan aplikasi Omada Controller. Aplikasi Omada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/">Membuat Wifi Voucheran Tanpa Mikrotik Dengan Tp-Link EAP 110 Omada</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menginstal dan mengonfigurasi TP-Link EAP110 Omada Series agar bisa membuat WiFi dengan voucher, berikut langkah-langkahnya secara detail:</p>
<h3>1. <strong>Persiapan Alat dan Bahan</strong></h3>
<ul>
<li><strong>TP-Link EAP110 Omada Series</strong>: Bisa beli di <a href="https://s.shopee.co.id/8pSlHuJLPe">shopee</a>.</li>
<li><strong>Sumber Internet</strong>: Bisa menggunakan modem, router, atau ISP rumah seperti Biznet atau Indihome.</li>
<li><strong>Komputer/Laptop</strong>: Untuk mengonfigurasi TP-Link EAP110 menggunakan aplikasi Omada Controller.</li>
<li><strong>Aplikasi Omada Controller</strong>: Download dan install aplikasi ini di laptop/PC.</li>
<li><strong>Java Runtime Environment (JRE)</strong>: Dibutuhkan untuk menjalankan Omada Controller.</li>
</ul>
<h3>2. <strong>Menghubungkan Perangkat</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Nyalakan EAP110</strong>: Colokkan kabel ethernet dari EAP110 ke port PoE (Power over Ethernet) pada adaptor PoE.</li>
<li><strong>Hubungkan EAP110 ke Sumber Internet</strong>: Colokkan ujung lain dari kabel ethernet ke router atau modem yang menyediakan koneksi internet.</li>
<li><strong>Hubungkan Laptop ke EAP110</strong>: Pastikan laptop Anda terkoneksi ke jaringan WiFi yang dihasilkan oleh EAP110 atau melalui kabel ethernet.</li>
</ul>
<h3>3. <strong>Install Java Runtime Environment (JRE)</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Download JRE</strong>: Jika belum memiliki JRE, download dari <a href="https://www.java.com/" target="_new" rel="noopener" aria-invalid="true">situs resmi Java</a>.</li>
<li><strong>Install JRE</strong>: Jalankan installer dan ikuti petunjuk hingga selesai.</li>
</ul>
<h3>4. <strong>Install Omada Controller</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Download Omada Controller</strong>: Bisa ditemukan di situs resmi TP-Link atau melalui link yang sudah disediakan.</li>
<li><strong>Ekstrak File</strong>: Jika file dalam format ZIP, ekstrak terlebih dahulu.</li>
<li><strong>Jalankan Installer</strong>: Klik kanan pada installer Omada Controller dan pilih &#8220;Run as administrator&#8221;.</li>
<li><strong>Ikuti Petunjuk Instalasi</strong>: Pilih lokasi instalasi dan klik &#8220;Next&#8221; hingga instalasi selesai.</li>
</ul>
<h3>5. <strong>Mengonfigurasi Omada Controller</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Buka Omada Controller</strong>: Setelah instalasi selesai, buka aplikasi Omada Controller dari desktop.</li>
<li><strong>Set Up Controller</strong>:
<ul>
<li>Masukkan nama untuk controller, misalnya &#8220;Omada Mrk&#8221;.</li>
<li>Pilih region sesuai lokasi Anda (misalnya GMT +7 Jakarta).</li>
<li>Pilih skenario penggunaan, misalnya &#8220;Home&#8221;.</li>
<li>Buat akun administrator dengan memasukkan username, email, dan password.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Skip Deteksi EAP</strong>: Jika EAP110 belum terkoneksi, Anda bisa melewati langkah ini untuk sementara.</li>
<li><strong>Login ke Omada Controller</strong>: Masukkan username dan password yang telah Anda buat untuk login ke Omada Controller.</li>
</ul>
<h3>6. <strong>Menyambungkan EAP110 ke Omada Controller</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Koneksi WiFi Laptop ke EAP110</strong>: Pastikan laptop Anda terkoneksi ke WiFi dari EAP110.</li>
<li><strong>Pair EAP110</strong>: Pada Omada Controller, pilih tab &#8220;Devices&#8221; dan Anda akan melihat EAP110 dengan status &#8220;Pending&#8221;. Klik perangkat tersebut dan pilih &#8220;Adopt&#8221; untuk menyambungkannya ke Omada Controller.</li>
<li><strong>Provisioning</strong>: Tunggu beberapa saat hingga status perangkat berubah menjadi &#8220;Connected&#8221;.</li>
</ul>
<h3>7. <strong>Membuat Jaringan WiFi dengan Voucher</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Buat Wireless Network</strong>:
<ul>
<li>Pergi ke tab &#8220;Settings&#8221; dan pilih &#8220;Wireless Networks&#8221;.</li>
<li>Klik &#8220;Create New Wireless Network&#8221;.</li>
<li>Masukkan nama SSID (misalnya &#8220;EAP Voucher&#8221;).</li>
<li>Pilih band 2.4GHz (karena EAP110 hanya mendukung band ini).</li>
<li>Pilih &#8220;None&#8221; untuk security (karena Anda akan menggunakan captive portal).</li>
<li>Klik &#8220;Apply&#8221; untuk menyimpan konfigurasi.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Konfigurasi Captive Portal</strong>:
<ul>
<li>Masuk ke tab &#8220;Authentication&#8221; dan pilih &#8220;Portal&#8221;.</li>
<li>Klik &#8220;Create New Portal&#8221;.</li>
<li>Masukkan nama untuk portal (misalnya &#8220;Voucher Login&#8221;).</li>
<li>Aktifkan portal dengan memilih SSID yang telah Anda buat.</li>
<li>Pilih metode autentikasi &#8220;Hotspot&#8221; dan aktifkan &#8220;Voucher&#8221;.</li>
<li>Atur landing page (misalnya <code>google.com</code>) agar pengguna diarahkan ke halaman ini setelah login.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>8. <strong>Testing</strong></h3>
<ul>
<li><strong>Uji Coba Koneksi</strong>: Coba hubungkan perangkat lain ke jaringan WiFi yang telah Anda buat. Pastikan captive portal muncul dan meminta kode voucher untuk mengakses internet.</li>
<li><strong>Generate Voucher</strong>: Anda bisa membuat dan mencetak voucher dari tab &#8220;Voucher&#8221; di Omada Controller. Bagikan kode voucher kepada pengguna untuk mengakses WiFi.</li>
</ul>
<p>Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda seharusnya dapat membuat jaringan WiFi dengan voucher menggunakan TP-Link EAP110 Omada Series tanpa perlu perangkat tambahan seperti Mikrotik.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, simak <a href="https://www.youtube.com/watch?v=FZQb2Un8QYk">video</a> berikut</p>

        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe loading="lazy" title="Membuat Wifi Voucheran Tanpa Mikrotik Dengan Tp-Link EAP 110 Omada" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/FZQb2Un8QYk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/">Membuat Wifi Voucheran Tanpa Mikrotik Dengan Tp-Link EAP 110 Omada</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/membuat-wifi-voucheran-tanpa-mikrotik-dengan-tp-link-eap-110-omada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CARA MEMBUAT SERVER INTERNET DENGAN PROXMOX, MIKROTIK, OLT , SWITCH MANAGED</title>
		<link>https://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/</link>
					<comments>https://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[onlyme]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 03:58:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[mikrotik]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk merakit server dan menginstal Proxmox, berikut langkah-langkah detailnya: 1. Persiapan Perangkat Keras Motherboard: Siapkan motherboard yang mendukung prosesor server, seperti LGA 2011 versi 3. Pastikan motherboard tidak memiliki port display onboard. Prosesor: Gunakan prosesor server, seperti Intel Xeon E5-2678 v3 dengan 12 core dan 24 thread. Pasang prosesor ke socket motherboard. RAM: Pasang RAM [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/">CARA MEMBUAT SERVER INTERNET DENGAN PROXMOX, MIKROTIK, OLT , SWITCH MANAGED</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk merakit server dan menginstal <a href="https://www.proxmox.com/en/">Proxmox</a>, berikut langkah-langkah detailnya:</p>
<h3>1. Persiapan Perangkat Keras</h3>
<ul>
<li><strong>Motherboard:</strong> Siapkan motherboard yang mendukung prosesor server, seperti LGA 2011 versi 3. Pastikan motherboard tidak memiliki port display onboard.</li>
<li><strong>Prosesor:</strong> Gunakan prosesor server, seperti Intel Xeon E5-2678 v3 dengan 12 core dan 24 thread. Pasang prosesor ke socket motherboard.</li>
<li><strong>RAM:</strong> Pasang RAM ECC (Error-Correcting Code) yang umumnya digunakan pada server, misalnya 16 GB DDR3 sebanyak 2 keping untuk total 32 GB.</li>
<li><strong>Heatsink:</strong> Pasang heatsink server yang kompatibel dengan socket LGA 2011, misalnya heatsink 1U dari Indorack.</li>
<li><strong>Storage:</strong> Gunakan SSD NVMe untuk penyimpanan sistem operasi, misalnya Samsung 980 EVO dengan kapasitas 500 GB. Pasang SSD ke slot M.2 di motherboard.</li>
<li><strong>Kartu LAN:</strong> Pasang kartu jaringan (LAN) yang mendukung kecepatan tinggi, seperti TP-Link TX201 yang mendukung hingga 2.5Gbps.</li>
<li><strong>Hard Drive:</strong> Pasang hard drive khusus NAS untuk penyimpanan data, seperti Western Digital dengan kapasitas 4 TB.</li>
<li><strong>Casing:</strong> Gunakan casing server 2U dari Indorack yang dilengkapi dengan power supply 500W 80 Plus. Pasang semua komponen di casing dan pastikan semuanya terhubung dengan baik.</li>
</ul>
<h3>2. Instalasi Proxmox</h3>
<ul>
<li><strong>Unduh Proxmox:</strong>
<ul>
<li>Buka browser dan cari &#8220;Proxmox&#8221; di Google.</li>
<li>Masuk ke situs resmi Proxmox dan unduh ISO versi terbaru.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Persiapan Flash Drive:</strong>
<ul>
<li>Unduh dan instal <a href="https://rufus.ie/id/">Rufus</a>, alat untuk membuat bootable flash drive.</li>
<li>Jalankan Rufus dan pilih flash drive yang ingin Anda gunakan.</li>
<li>Pilih file ISO Proxmox yang telah diunduh.</li>
<li>Klik &#8220;Start&#8221; untuk memulai proses burning ISO ke flash drive.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Pasang Flash Drive:</strong>
<ul>
<li>Setelah proses burning selesai, pasang flash drive ke port USB di server.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Pasang GPU Eksternal:</strong>
<ul>
<li>Pasang GPU eksternal (misalnya MSI 750 Ti) ke motherboard karena motherboard tidak memiliki display output.</li>
<li>Gunakan HDMI transmitter jika ingin mentransmisikan gambar secara nirkabel.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Boot dan Instalasi Proxmox:</strong>
<ul>
<li>Nyalakan server dan masuk ke BIOS. Pastikan boot priority diatur ke USB drive.</li>
<li>Boot dari flash drive yang berisi Proxmox dan ikuti petunjuk instalasi di layar.</li>
<li>Setelah instalasi selesai, lepaskan flash drive dan restart server.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h3>3. Penyelesaian Rakit Server</h3>
<ul>
<li><strong>Pasang Spacers:</strong> Setelah Proxmox terinstal, pasang spacers ke casing untuk memudahkan pemasangan motherboard.</li>
<li><strong>Pasang dan Patikan:</strong> Letakkan motherboard di dalam casing, pastikan semua koneksi sudah benar, dan pasang motherboard dengan baut yang tersedia.</li>
<li><strong>Konektivitas:</strong> Pasang kabel power supply ke motherboard, SSD, dan hard drive.</li>
<li><strong>Finalisasi:</strong> Pastikan semua komponen sudah terpasang dengan benar dan server siap dinyalakan untuk digunakan sebagai server hosting, RT-RW-net, atau keperluan lainnya sesuai kebutuhan Anda.</li>
</ul>
<h3>4. Testing dan Konfigurasi</h3>
<ul>
<li><strong>Testing:</strong> Nyalakan server dan pastikan semua komponen berjalan dengan baik tanpa error.</li>
<li><strong>Konfigurasi Jaringan:</strong> Konfigurasi jaringan sesuai kebutuhan, baik itu untuk hosting, jaringan RT-RW-net, atau lainnya.</li>
<li><strong>Deployment:</strong> Jika server akan digunakan untuk proyek skala besar, pertimbangkan untuk memindahkannya ke data center yang lebih reliable.</li>
</ul>
<h3>5. Link Pembelian hardware</h3>
<ul>
<li><strong>Procesor intel Xeon E5-2673v3 : <a href="https://s.shopee.co.id/7paDdSrXGg">https://s.shopee.co.id/7paDdSrXGg</a></strong></li>
<li><strong>Motherboard Cymoon X99T : <a href="https://s.shopee.co.id/1LMjtZSkVa">https://s.shopee.co.id/1LMjtZSkVa</a></strong></li>
<li><strong>RAM ECC : <a href="https://s.shopee.co.id/4L0LT7Y7Sw">https://s.shopee.co.id/4L0LT7Y7Sw</a></strong></li>
<li><strong>THERMAL PASTE COOLER MASTER : <a href="https://s.shopee.co.id/9KP1QLIg0c">https://s.shopee.co.id/9KP1QLIg0c</a></strong></li>
<li><strong>HEATSING 1U : <a href="https://s.shopee.co.id/9f1rozL02t">https://s.shopee.co.id/9f1rozL02t</a></strong></li>
<li><strong>SSD NVME Samsung EVO980 500Gb : <a href="https://s.shopee.co.id/5Kssf3ewz4">https://s.shopee.co.id/5Kssf3ewz4</a></strong></li>
<li><strong>LAN CARD TP-LINK 2,5G : <a href="https://s.shopee.co.id/9f1rp3fNlC">https://s.shopee.co.id/9f1rp3fNlC</a></strong></li>
<li><strong>WD RED 4TB : <a href="https://s.shopee.co.id/8AD42KfGZy">https://s.shopee.co.id/8AD42KfGZy</a></strong></li>
<li><strong>CASING INDORACK IC2006 : <a href="https://s.shopee.co.id/3q44sOhtSY">https://s.shopee.co.id/3q44sOhtSY</a></strong></li>
<li><strong>PX WTR-200S HDMI WIRELESS : <a href="https://s.shopee.co.id/1fzaIS7Pir">https://s.shopee.co.id/1fzaIS7Pir</a></strong></li>
<li><strong>RACK SERVER INDORACK OF08 : <a href="https://s.shopee.co.id/3L7oHXqqKY">https://s.shopee.co.id/3L7oHXqqKY</a></strong></li>
</ul>
<p>Dengan langkah-langkah ini, Anda akan memiliki server yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.</p>
<p>Untuk lebih jelas, simak <a href="https://www.youtube.com/watch?v=NTknwu2RNf0">video</a> berikut</p>

        <figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
        <iframe loading="lazy" title="CARA MEMBUAT SERVER INTERNET DENGAN PROXMOX, MIKROTIK, OLT , SWITCH MANAGED" width="1290" height="726" src="https://www.youtube.com/embed/NTknwu2RNf0?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
        </div></figure>
        <p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size">kanalesia.com | Bringing the knowledge you need</p><p>The post <a href="https://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/">CARA MEMBUAT SERVER INTERNET DENGAN PROXMOX, MIKROTIK, OLT , SWITCH MANAGED</a> appeared first on <a href="https://www.kanalesia.com">kanalesia.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.kanalesia.com/cara-membuat-server-internet-dengan-proxmox-mikrotik-olt-switch-managed/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
