Kenapa Banyak Orang Tidak Lagi Membaca Buku di Tahun 2025 (dan Cara Belajar yang Lebih Efektif)

Membaca buku dulu dianggap sebagai standar utama orang yang ingin berkembang. Siapa pun yang rajin membaca buku sering diasosiasikan dengan orang pintar, disiplin, dan berwawasan luas. Namun di tahun 2025, kebiasaan ini perlahan memudar.

Pertanyaannya: kenapa semakin banyak orang berhenti membaca buku sampai tuntas?
Apakah kita menjadi lebih bodoh, atau justru cara belajar kita yang berevolusi?

Artikel ini akan membahas penyebab utamanya sekaligus menawarkan cara belajar yang lebih efektif, efisien, dan relevan di era digital.


Statistik Waktu Layar dan Dampaknya pada Kebiasaan Membaca

Rata-rata orang Indonesia saat ini menghabiskan lebih dari 7 jam per hari di depan layar. Waktu tersebut hampir setara dengan durasi tidur ideal manusia.

Sebagian besar waktu layar ini digunakan untuk:

  • TikTok

  • Instagram Reels

  • YouTube Shorts

  • Konten video pendek lainnya

Konten-konten ini bersifat cepat, singkat, dan memberikan dopamin instan. Akibatnya, otak menjadi terbiasa dengan stimulasi cepat dan kehilangan toleransi terhadap aktivitas yang membutuhkan proses panjang—termasuk membaca buku.

Membaca buku menuntut:

  • Fokus jangka panjang

  • Kesabaran

  • Proses kognitif yang mendalam

Hal-hal ini semakin jarang dilatih di era konsumsi digital.


Masalah Utama: Kita Menjadi Pembelajar Pasif

Banyak orang merasa sudah “belajar” karena:

  • Menamatkan buku

  • Menonton podcast edukasi

  • Mengikuti konten self-development

Namun setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, hidupnya tetap stagnan. Tidak ada perubahan signifikan dalam karier, keterampilan, atau kualitas hidup.

Ini disebut jebakan pembelajar pasif.

Kenapa belajar pasif tidak efektif?

Karena:

  • Informasi hanya dikonsumsi, tidak digunakan

  • Otak merasa produktif padahal tidak ada output

  • Ilmu cepat lupa karena tidak diterapkan

Membaca 500 halaman buku tidak menjamin pemahaman jika:

  • Tidak ada tujuan jelas

  • Tidak ada konteks praktik

  • Tidak ada tekanan untuk menggunakan ilmunya


Akar Masalah: Belajar Tanpa Tujuan

Belajar tanpa tujuan ibarat mengendarai mobil super cepat tanpa tahu arah. Cepat, tapi hanya berputar-putar.

Banyak orang belajar karena:

  • Tuntutan sosial

  • Ingin terlihat pintar

  • Sekadar mengikuti tren

Bukan karena ada masalah nyata yang ingin diselesaikan.

Tanpa tujuan:

  • Belajar terasa membosankan

  • Progres lambat

  • Motivasi cepat hilang


Solusi: Ubah Tujuan Menjadi Proyek

Orang yang belajar cepat hampir selalu memiliki satu kesamaan:
mereka belajar untuk menyelesaikan sesuatu yang konkret.

Bukan sekadar “ingin pintar”, tapi:

  • Ingin pindah karier

  • Ingin membangun skill tertentu

  • Ingin menyelesaikan masalah spesifik

Tujuan besar tersebut kemudian dipecah menjadi proyek kecil yang bisa dikerjakan hari ini.

Inilah inti dari Project Based Learning.


Apa Itu Project Based Learning?

Project Based Learning adalah metode belajar di mana:

  • Fokus utama adalah mengerjakan proyek nyata

  • Ilmu dicari karena dibutuhkan, bukan dikoleksi

  • Proses belajar terjadi bersamaan dengan praktik

Contoh:
Jika tujuanmu bekerja di bidang AI, maka:

  • Fokus awal bukan membaca buku AI 500 halaman

  • Tapi membuat proyek AI sederhana terlebih dulu

Dari situ, kebutuhan belajar akan muncul secara alami.


Cara Belajar Efektif di Era Digital (Langkah Praktis)

1. Tentukan Tujuan Hidup atau Karier

Tanyakan pada diri sendiri:

  • Ingin jadi apa 1–3 tahun ke depan?

  • Masalah apa yang ingin diselesaikan?

Tujuan ini berfungsi sebagai filter informasi.


2. Ubah Tujuan Menjadi Proyek Kecil

Pastikan proyek:

  • Bisa dikerjakan hari ini

  • Terukur

  • Relevan dengan tujuan


3. Langsung Mulai, Jangan Tunggu Paham

Mulai dulu meski belum mengerti:

  • Coding sambil belajar

  • Menulis sambil membaca referensi

  • Membangun produk sambil riset

Kesalahan justru mempercepat pemahaman.


4. Gunakan Media Sosial Secara Terbatas dan Fungsional

Media sosial bukan musuh, tapi alat.

Gunakan untuk:

  • Mencari inspirasi

  • Melihat contoh proyek

  • Bukan untuk scrolling tanpa arah

Batasi waktu 10–15 menit.


5. Gunakan Buku untuk Memperkuat Fundamental

Buku tetap penting, tapi fungsinya berubah.

Cara membaca buku yang efektif:

  • Skimming, bukan membaca dari awal sampai akhir

  • Fokus pada bagian yang relevan dengan proyek

  • Batasi waktu 30–60 menit

Buku digunakan untuk memperdalam, bukan memulai.


6. Ajukan Pertanyaan, Cari Jawaban dari Banyak Sumber

Catat:

  • Pertanyaan yang muncul saat praktik

  • Konsep yang belum dipahami

Jawab pertanyaan melalui:

  • Podcast penulis

  • Diskusi komunitas

  • AI tools

  • Artikel ahli


7. Terapkan Kembali Ilmunya

Setelah paham:

  • Langsung revisi proyek

  • Perbaiki kesalahan

  • Tingkatkan kualitas hasil

Belajar terjadi saat iterasi.


Cara Agar Ilmu Benar-Benar Melekat: Ajarkan ke Orang Lain

Secara ilmiah, mengajarkan adalah salah satu metode belajar paling efektif.

Kamu bisa:

  • Menulis di media sosial

  • Membuat thread atau artikel

  • Berbagi di komunitas

  • Menjelaskan ke teman

Jika kamu bisa menjelaskan dengan sederhana, berarti kamu benar-benar paham.

Leave a Reply