Cara Membuat Alat Pengumpul Rumput dari Tutup Kipas Angin Bekas

Barang bekas sering kali dianggap tidak berguna dan langsung dibuang. Salah satu contohnya adalah tutup kipas angin bagian depan yang terbuat dari besi. Padahal, dengan sedikit kreativitas, benda ini bisa diubah menjadi alat pengumpul rumput dan sampah yang kuat, aman, dan sangat membantu pekerjaan bersih-bersih di rumah.

Artikel ini membahas secara detail proses pembuatan, fungsi, serta keunggulan alat hasil daur ulang tutup kipas angin bekas.


Mengapa Tutup Kipas Angin Bekas Layak Dimanfaatkan?

Tutup kipas angin bagian depan umumnya terbuat dari besi baja tipis yang:

  • Kuat dan tidak mudah patah

  • Tahan terhadap tekanan

  • Tidak cepat rusak meski sering dipakai

Sayangnya, ketika kipas angin rusak, bagian ini hampir selalu dibuang atau dijual kiloan. Padahal, struktur jerujinya sangat cocok untuk dijadikan alat pengumpul rumput, dedaunan, dan sampah ringan.


Fungsi Alat yang Dibuat

Alat hasil modifikasi ini berfungsi sebagai:

  • Pengganti sapu untuk rumput hasil potongan

  • Alat pengumpul daun kering

  • Pengambil sampah botol atau plastik

  • Alat bantu bersih-bersih halaman tanpa menyentuh langsung tanah

Keunggulan utamanya adalah lebih aman dibandingkan tangan atau sapu biasa, terutama jika di tanah terdapat paku, pecahan kaca, atau benda tajam lainnya.


Bahan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Bahan Utama

  • Tutup kipas angin bekas (besi)

  • Pipa PVC ukuran ¾ inci (bisa juga ½ inci)

  • Sekrup besi

Peralatan Pendukung

  • Alat potong besi (gerinda atau alat sejenis)

  • Kompor atau sumber api

  • Papan triplek atau keramik

  • Alat ukur


Tahap Pembuatan Alat

1. Memilih dan Memotong Tutup Kipas

Bagian tengah tutup kipas dilepas terlebih dahulu. Setelah itu, pilih jeruji besi yang masih lurus dan utuh.
Jumlah jeruji yang digunakan sekitar 35 batang, lalu ditandai dan dipotong dari ujung ke ujung.

Jeruji hasil potongan kemudian dipisahkan, dan bagian besi pinggir yang melingkar dibuang, sehingga tersisa batang-batang besi sejajar.


2. Menyiapkan Pegangan dari Pipa PVC

Pipa PVC dipotong dengan panjang sekitar 20 cm.
Bagian ujung pipa sepanjang ±5 cm dipanaskan di atas api, lalu dipipihkan menggunakan triplek atau keramik agar membentuk bidang datar.

Setelah itu:

  • Bagian kanan dan kiri pipa dibelah

  • Ujung belakang pipa dipanaskan kembali

  • Diameter pipa diperbesar dengan memasukkan potongan pipa lain agar bisa disambung

Langkah ini bertujuan agar alat dapat disambung dengan pipa tambahan sehingga bisa digunakan sambil berdiri.


3. Perakitan Besi dan Pipa

Batang-batang besi dari tutup kipas dimasukkan ke dalam pipa yang sudah dipipihkan.
Pastikan posisi berada di tengah dan masuk hingga mentok agar hasilnya kuat.

Setelah itu, pipa dikunci menggunakan sekrup supaya besi tidak mudah lepas saat digunakan.


Hasil Akhir dan Cara Penggunaan

Setelah dirakit, alat ini berbentuk seperti penggaruk besi dengan ujung rapat dan pegangan pipa yang bisa diperpanjang.

Alat dapat digunakan untuk:

  • Mengumpulkan rumput potongan dengan cepat

  • Menarik dedaunan tanpa tercecer

  • Mengambil sampah tanpa membuat tangan kotor

Karena terbuat dari besi, alat ini:

  • Lebih awet dibanding sapu kayu

  • Tidak mudah rusak

  • Lebih efektif di permukaan tanah atau rumput


Keunggulan Dibanding Sapu Biasa

Aspek Alat Besi dari Tutup Kipas Sapu Biasa
Keamanan Lebih aman dari benda tajam Risiko terkena paku/kaca
Daya tahan Sangat kuat dan awet Mudah rusak
Efisiensi Rumput langsung terkumpul Sering tercecer
Posisi kerja Bisa sambil berdiri Lebih cepat capek

Manfaat Lingkungan

Dengan memanfaatkan tutup kipas angin bekas:

  • Mengurangi limbah besi

  • Mendukung daur ulang kreatif

  • Menghemat biaya alat kebersihan

  • Mendorong kreativitas DIY rumahan

Leave a Reply