Cara Membuat Laporan Kas Masuk dan Keluar Otomatis di Excel (Lengkap dengan Rumus dan Saldo Otomatis)

Membuat laporan kas masuk dan keluar adalah hal penting untuk mengelola keuangan, baik untuk RT, organisasi, UMKM, maupun perusahaan. Dengan menggunakan Microsoft Excel, Anda bisa membuat laporan kas yang otomatis menghitung saldo, total pemasukan, total pengeluaran, hingga memberikan peringatan jika saldo menipis.

Artikel ini akan menjelaskan cara membuat laporan kas di Excel secara otomatis lengkap dengan rumus, format, dan tips agar laporan terlihat profesional.


Manfaat Membuat Laporan Kas di Excel

Menggunakan Excel untuk laporan kas memiliki banyak keuntungan, di antaranya:

  • Menghitung saldo otomatis
  • Mengurangi kesalahan perhitungan manual
  • Mudah diedit dan diperbarui
  • Bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan (RT, usaha, organisasi)
  • Dapat menampilkan peringatan jika saldo rendah

Dengan sistem otomatis, setiap kali Anda memasukkan data kas masuk atau keluar, saldo akan langsung terupdate.


Struktur Dasar Laporan Kas Excel

Pertama, buat tabel dengan kolom berikut:

TanggalDeskripsiKas MasukKas KeluarSaldo

Penjelasan setiap kolom:

  • Tanggal: tanggal transaksi
  • Deskripsi: keterangan transaksi
  • Kas Masuk: jumlah uang yang diterima
  • Kas Keluar: jumlah uang yang dikeluarkan
  • Saldo: sisa uang setelah transaksi

Tambahkan juga judul di bagian atas, misalnya:

LAPORAN KAS MASUK DAN KELUAR RT 001 RW 002
Periode: Januari 2026


Mengatur Format Tanggal dan Mata Uang

Agar data lebih rapi:

Format tanggal

  1. Pilih kolom tanggal
  2. Klik kanan → Format Cells
  3. Pilih Date
  4. Pilih format Indonesia

Format mata uang

  1. Pilih kolom Kas Masuk, Kas Keluar, dan Saldo
  2. Klik kanan → Format Cells
  3. Pilih Currency atau Accounting
  4. Pilih Rupiah (Rp)

Rumus Saldo Otomatis di Excel

Saldo pertama biasanya berasal dari saldo awal.

Contoh:

Saldo awal: 500.000

Jika saldo ada di sel E5, kas masuk di C6, dan kas keluar di D6, gunakan rumus:

=E5+C6-D6

Artinya:

Saldo sebelumnya + kas masuk − kas keluar


Rumus Agar Saldo Kosong Jika Belum Ada Transaksi

Agar saldo tidak muncul angka jika belum ada data, gunakan rumus IF:

Contoh:

=IF(AND(C6="",D6=""),"",E5+C6-D6)

Penjelasan:

  • Jika kas masuk dan kas keluar kosong → saldo kosong
  • Jika ada transaksi → saldo dihitung otomatis

Copy rumus ini ke baris bawah agar berlaku untuk semua transaksi.


Contoh Penggunaan Laporan Kas

Contoh data:

TanggalDeskripsiKas MasukKas KeluarSaldo
01/01/2026Saldo awal500.000500.000
05/01/2026Iuran warga300.000800.000
07/01/2026Bayar listrik200.000600.000
10/01/2026Iuran warga250.000850.000

Saldo akan otomatis dihitung oleh Excel.


Membuat Total Kas Masuk dan Keluar

Gunakan rumus SUM untuk menghitung total.

Total kas masuk:

=SUM(C6:C20)

Total kas keluar:

=SUM(D6:D20)

Saldo akhir:

=Total Kas Masuk - Total Kas Keluar

Membuat Peringatan Jika Saldo Rendah (Conditional Formatting)

Excel bisa menampilkan warna merah jika saldo terlalu rendah.

Langkah-langkah:

  1. Pilih kolom saldo
  2. Klik menu Home
  3. Klik Conditional Formatting
  4. Pilih Highlight Cells Rules
  5. Pilih Less Than
  6. Masukkan nilai, misalnya:
200000
  1. Pilih warna merah
  2. Klik OK

Sekarang, jika saldo di bawah Rp200.000, Excel akan otomatis menampilkan warna merah.


Keuntungan Menggunakan Rumus Otomatis

Dengan menggunakan rumus Excel:

  • Saldo selalu akurat
  • Tidak perlu menghitung manual
  • Menghemat waktu
  • Mudah digunakan jangka panjang
  • Cocok untuk laporan bulanan atau tahunan

Tips Agar Laporan Kas Lebih Profesional

Beberapa tips tambahan:

  • Gunakan border pada tabel
  • Gunakan warna pada header
  • Gunakan format mata uang
  • Tambahkan baris total
  • Simpan file sebagai template

Template bisa digunakan berulang setiap bulan.


Contoh Penggunaan Laporan Kas

Laporan ini bisa digunakan untuk:

  • Kas RT dan RW
  • Kas organisasi
  • Kas sekolah
  • Kas masjid
  • Kas UMKM
  • Keuangan pribadi

Leave a Reply