Membuat akuarium tidak selalu harus mahal. Dengan sedikit kreativitas, galon air bekas bisa diubah menjadi akuarium unik yang fungsional dan menarik. Selain menghemat biaya, cara ini juga membantu mengurangi limbah plastik dan menjadi sarana edukatif bagi anak-anak.
- Keunggulan Akuarium dari Galon Bekas
- Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Bahan Utama
- Peralatan Pendukung
- Tahap Pembuatan Akuarium dari Galon Bekas
- 1. Modifikasi Tutup Galon
- 2. Memompa dan Memanaskan Galon
- 3. Membuat Lubang Pembuangan Air
- 4. Pemasangan Keran Dispenser
- 5. Membuat Dudukan Galon
- Penataan Interior Akuarium
- Pengisian Air dan Dekorasi
- Pemasangan Aerator dan Lampu
- Memasukkan Ikan ke Akuarium Galon
- Cara Membersihkan dan Mengganti Air
Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap dan detail cara membuat akuarium dari galon bekas, mulai dari persiapan bahan, proses pembuatan, hingga tips penggunaan agar aman untuk ikan.
Keunggulan Akuarium dari Galon Bekas
Menggunakan galon bekas sebagai akuarium memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
-
Biaya murah, karena memanfaatkan barang bekas
-
Bentuk unik dan minimalis
-
Ringan dan mudah dipindahkan
-
Cocok untuk ikan kecil seperti gupi
-
Menjadi media kreativitas dan edukasi anak
Dengan sedikit modifikasi, galon bekas dapat memiliki fungsi hampir menyerupai akuarium kaca.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai, siapkan beberapa alat dan bahan berikut:
Bahan Utama
-
Galon air bekas (bening dan masih layak)
-
Tutup galon
-
Keran dispenser air
-
Seal karet dan mur keran
-
Batu hias akuarium
-
Tanaman plastik hias
-
Air bersih
Peralatan Pendukung
-
Pompa tangan (pompa ban)
-
Pentil ban bekas
-
Bor listrik (mata bor pagoda)
-
Pisau
-
Kompor
-
Besi bekas untuk dudukan
-
Mesin las dan cat (opsional)
-
Aerator akuarium
-
Lampu LED khusus akuarium
Tahap Pembuatan Akuarium dari Galon Bekas
1. Modifikasi Tutup Galon
Langkah pertama adalah melubangi tutup galon untuk memasang pentil ban. Pentil diberi seal karet agar rapat, lalu dipasang pada lubang dan dikencangkan dengan mur bawaan. Pentil ini berfungsi untuk memasukkan udara ke dalam galon.
Setelah pentil terpasang dengan rapat, tutup galon dikembalikan ke posisi semula.
2. Memompa dan Memanaskan Galon
Pompa udara dimasukkan ke dalam galon hingga galon terasa keras. Tekanan udara ini penting agar galon tidak penyok saat dipanaskan.
Label galon dilepas terlebih dahulu, kemudian galon dipanaskan menggunakan udara panas dari api kompor dengan api kecil. Pemanasan dilakukan secara merata untuk menghilangkan lekukan dan motif galon agar permukaannya lebih datar.
Proses ini bertujuan untuk:
-
Memperbaiki tampilan visual
-
Membuat pandangan ke dalam galon lebih jelas
-
Mengurangi distorsi bentuk ikan saat dilihat
Setelah selesai, udara di dalam galon dikeluarkan kembali.
3. Membuat Lubang Pembuangan Air
Pegangan galon dilepas agar tampilan lebih rapi. Bagian dasar galon kemudian dilubangi menggunakan pisau panas. Karena dasar galon cukup tebal dan keras, pisau biasa tidak cukup efektif tanpa dipanaskan.
Lubang tersebut diperbesar menggunakan bor hingga bagian cekungan pada dasar galon menjadi rata. Jika masih ada sisa lekukan, dirapikan dengan pisau agar permukaan benar-benar datar dan aman.
4. Pemasangan Keran Dispenser
Keran dispenser air dipasang pada lubang yang telah dibuat. Seal karet dipasang dengan benar, lalu mur dikencangkan dari bagian dalam agar tidak bocor.
Keran ini berfungsi sebagai:
-
Saluran pembuangan air
-
Mempermudah penggantian air akuarium
-
Mengurangi risiko mengangkat akuarium saat membersihkan
Alternatif lain sebenarnya bisa menggunakan stop kran PVC, namun keran dispenser lebih murah dan mudah ditemukan.
5. Membuat Dudukan Galon
Agar akuarium stabil, dibuat dudukan dari besi bekas. Besi dipotong dan dilas sesuai ukuran galon, lalu dicat agar terlihat bersih dan rapi.
Setelah cat kering, galon dipasang dalam posisi terbalik, dengan keran menghadap ke bawah.
Penataan Interior Akuarium
Pengisian Air dan Dekorasi
Galon diisi dengan air bersih secukupnya. Batu-batuan besar diletakkan di dasar galon agar terdapat celah aliran kotoran menuju keran saat pengurasan.
Tanaman plastik hias ditambahkan untuk mempercantik tampilan, sekaligus memberikan kesan alami.
Pemasangan Aerator dan Lampu
Aerator dipasang untuk menjaga kadar oksigen dalam air. Jika suara getarannya terlalu keras, aerator bisa digantung agar tidak menimbulkan resonansi.
Lampu LED khusus akuarium dipasang di bagian atas galon untuk:
-
Menambah estetika
-
Membantu pencahayaan ikan
-
Memberi kesan modern dan minimalis
Memasukkan Ikan ke Akuarium Galon
Akuarium ini paling cocok digunakan untuk ikan kecil seperti:
-
Ikan gupi
-
Ikan molly
-
Ikan platy
Hindari memasukkan ikan berukuran besar atau terlalu banyak ikan agar kualitas air tetap terjaga.
Cara Membersihkan dan Mengganti Air
Jika air mulai keruh:
-
Buka keran di bagian bawah
-
Tampung air bekas menggunakan botol atau wadah
-
Isi kembali akuarium dengan air bersih
Cara ini sangat praktis karena tidak perlu mengangkat akuarium.
kanalesia.com | Bringing the knowledge you need