Panduan Lengkap Setting Web Service Dapodik pada Aplikasi eRapor SD

Setting Web Service Dapodik merupakan langkah penting agar data dari aplikasi Dapodik bisa terhubung dan ditarik ke dalam aplikasi E-Rapor SD. Pada versi terbaru, yaitu E-Rapor SD 2025.1, proses integrasi ini sudah semakin mudah, namun tetap membutuhkan ketelitian agar tidak terjadi error saat sinkronisasi.

Pada artikel ini Anda akan mempelajari cara lengkap setting Web Service Dapodik, baik ketika E-Rapor dan Dapodik berada dalam satu komputer yang sama, maupun berada di komputer yang berbeda (jaringan lokal/Wi-Fi).

Panduan ini sangat cocok untuk operator sekolah, admin, maupun guru yang menangani pengelolaan E-Rapor SD.


Apa Itu Web Service Dapodik?

Web Service Dapodik adalah fitur pada aplikasi Dapodik yang memungkinkan aplikasi lain — seperti E-Rapor SD — untuk mengambil data secara otomatis menggunakan token autentikasi dan alamat IP.

Tanpa Web Service, E-Rapor tidak akan bisa mengakses:

  • Data peserta didik

  • Data rombongan belajar (Rombel)

  • Data GTK

  • Data pembelajaran

  • Data referensi lainnya

Karena itu, pengaturan Web Service menjadi langkah awal yang wajib dilakukan sebelum mengoperasikan E-Rapor.


1. Setting Web Service Dapodik Jika E-Rapor dan Dapodik Berada di Satu Komputer

Ini adalah skenario paling umum: Dapodik dan E-Rapor diinstal pada perangkat yang sama. Proses setting relatif lebih mudah karena menggunakan localhost.


Langkah 1: Membuka E-Rapor SD dan Dapodik

Pertama-tama, buka kedua aplikasi melalui browser Google Chrome. Gunakan tab terpisah untuk memudahkan berpindah halaman.

  • Login ke E-Rapor menggunakan username dan password default.

  • Buka juga aplikasi Dapodik hingga masuk ke halaman beranda.


Langkah 2: Membuat Token Web Service pada Dapodik

Untuk mengaktifkan Web Service, lakukan langkah berikut:

  1. Pada Dapodik, scroll ke bagian bawah.

  2. Klik menu Pengaturan.

  3. Cari bagian Web Service Lokal.

  4. Klik tombol Web Service → pilih Yes.

  5. Tambahkan Web Service baru.

  6. Isi nama layanan, misalnya:

     
    Erapor20251
  7. Pada bagian IP/Host, gunakan:

     
    localhost

    karena Dapodik dan E-Rapor berada dalam satu perangkat.

  8. Klik Simpan.

  9. Salin Token Web Service yang dihasilkan.

Token ini wajib dimasukkan ke E-Rapor agar koneksi dapat diverifikasi.


Langkah 3: Mengisi Data Web Service di E-Rapor

Masuk kembali ke tab E-Rapor dan lakukan langkah berikut:

  1. Pilih menu Web Service Dapodik.

  2. Klik tombol Tambah.

  3. Isikan kolom:

    • NPSN sekolah

    • Token Dapodik (yang tadi disalin)

    • Alamat host otomatis akan menggunakan localhost

  4. Klik Simpan Perubahan.


Langkah 4: Tes Koneksi

Setelah tersimpan, klik Tes Koneksi.

Jika muncul notifikasi Berhasil, artinya E-Rapor sudah berhasil terhubung ke Dapodik melalui Web Service.

Jika gagal, periksa:

  • Apakah Dapodik sedang aktif?

  • Apakah browser sudah login?

  • Apakah token sudah benar?


Langkah 5: Mengambil Data Dapodik

Setelah koneksi sukses:

  1. Buka menu Ambil Data Dapodik.

  2. Pilih semester 2025/2026 Ganjil.

  3. Klik Ambil Data Semester.

  4. Setelah selesai, klik Ambil Semua Data.

Proses pengambilan data biasanya berlangsung 1–2 menit, tergantung spesifikasi komputer.

Jika muncul notifikasi Data berhasil diambil, E-Rapor akan otomatis logout.
Ini normal. Login kembali untuk melihat menu lengkap E-Rapor.


2. Setting Web Service Jika E-Rapor dan Dapodik Berada di Komputer yang Berbeda

Jika aplikasi Dapodik diinstal di komputer A dan E-Rapor di komputer B, pengaturan IP harus menggunakan alamat masing-masing komputer melalui jaringan lokal (Wi-Fi atau LAN yang sama).


Syarat Utama

  • Kedua komputer harus berada pada jaringan yang sama, misalnya terhubung pada Wi-Fi yang sama.

  • Pastikan fitur Web Service pada Dapodik aktif.


Cara Mengetahui Alamat IP Komputer

Untuk mengetahui IP masing-masing komputer:

  1. Tekan Windows + R.

  2. Ketik:

     
    cmd
  3. Tekan Enter.

  4. Pada jendela Command Prompt, ketik:

     
    ipconfig
  5. Tekan Enter.

  6. Cari baris IPv4 Address.

Contoh hasil:

  • Komputer Dapodik: 192.168.1.100

  • Komputer E-Rapor: 192.168.1.20

Catat kedua alamat IP tersebut.


Pengaturan Web Service pada Dapodik

Pada saat membuat Web Service baru:

  • Pada kolom IP/Host, isi dengan IP komputer tempat E-Rapor berada.

Contoh:

 
192.168.1.20

Tujuannya agar Dapodik memperbolehkan E-Rapor mengakses data melalui jaringan.


Pengaturan Web Service di E-Rapor

Masuk ke menu Web Service di E-Rapor.

Isi alamat server Dapodik dengan IP komputer Dapodik, contoh:

 
192.168.1.100

Isi juga token Web Service seperti biasa.

Setelah disimpan, lakukan Tes Koneksi untuk memastikan kedua komputer saling terhubung.

Jika sukses, Anda dapat langsung melakukan pengambilan data Dapodik seperti pada kasus komputer yang sama.


3. Proses Setelah Setting Web Service Berhasil

Setelah data berhasil ditarik dari Dapodik:

  • Menu-menu di E-Rapor akan tampil lengkap

  • Data pengguna (GTK, siswa), data referensi, dan rombongan belajar akan otomatis tersedia

  • Anda bisa melanjutkan:

    • Generate akun pengguna

    • Mengatur role GTK

    • Menginput bobot penilaian

    • Mengelola nilai harian, PTS, PAS, dan raport

    • Mencetak raport

Tahapan selanjutnya bisa dilakukan setelah semua data Dapodik tersinkron dengan baik.


Tips Penting Agar Setting Web Service Tidak Error

  1. Pastikan Dapodik selalu aktif sebelum mengetes koneksi.

  2. Jangan gunakan VPN, karena dapat mengubah IP lokal.

  3. Nonaktifkan firewall jika koneksi jaringan terblokir.

  4. Pastikan port 5774 (port default Dapodik) tidak digunakan aplikasi lain.

  5. Selalu gunakan browser Chrome versi terbaru.

Leave a Reply